Kedisiplinan Berbuah Manis: SMP Raden Fatah Menang Mutlak di Ajang LKBB Poltekad

Oleh Natasya Ananta Julia Rahma | 30 July 2026 | Kategori: Siswa

Gambar Utama Berita

Batu – Terik matahari yang menggantung tepat di atas lapangan Markas Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) Kota Batu, Sabtu siang (04/10/2025), seolah menjadi saksi bisu perjuangan panjang para siswa SMP Raden Fatah. Di tengah debu lapangan yang beterbangan dan gema aba-aba yang mengguncang udara, langkah tegap para pasukan muda itu akhirnya berbuah manis. Dengan penuh haru dan kebanggaan, mereka sukses membawa pulang gelar Juara Harapan Caraka 2 dan Juara Perintis 3 dalam ajang bergengsi Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) Poltekad 2025

Sorak tepuk tangan menggema ketika nama SMP Raden Fatah diumumkan di hadapan puluhan sekolah tingkat SMP se-Jawa Timur yang turut bersaing dalam kompetisi tersebut. Wajah-wajah lelah para peserta perlahan berubah menjadi senyum kemenangan. Beberapa siswa bahkan tampak menahan air mata haru setelah perjuangan keras mereka selama berminggu-minggu akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan.

Dalam kompetisi yang dikenal memiliki standar penilaian ketat tersebut, pasukan putri SMP Raden Fatah tampil dengan nomor urut 6, sedangkan pasukan putra tampil dengan nomor urut 24. Meski tampil di tengah tekanan mental dan ketatnya persaingan, kedua tim berhasil menunjukkan performa yang memukau. Gerakan mereka terlihat padu seperti satu irama, setiap hentakan kaki terdengar serempak, sementara suara lantang Komandan Ton (Danton) menggema penuh wibawa di seluruh arena lomba.

Para juri memberikan apresiasi tinggi terhadap kekompakan gerakan, ketegasan formasi, serta kedisiplinan pasukan selama tampil di lapangan. Tak sedikit penonton yang terpukau melihat bagaimana siswa-siswa muda itu mampu menunjukkan karakter tangguh layaknya pasukan profesional.

Namun, kemenangan tersebut bukanlah hasil yang datang secara instan. Di balik piala yang kini berdiri megah di tangan mereka, terdapat cerita panjang tentang perjuangan, pengorbanan, dan disiplin yang ditempa setiap hari.

Selama kurang lebih dua minggu penuh, para siswa menjalani latihan intensif sejak jam operasional sekolah dimulai hingga menjelang sore hari. Di bawah panas matahari maupun cuaca yang tak menentu, mereka terus mengulang gerakan demi gerakan agar mencapai kesempurnaan.

Latihan fisik dilakukan untuk memperkuat daya tahan tubuh, sementara latihan mental diberikan untuk membangun rasa percaya diri dan jiwa kepemimpinan. Tidak jarang para siswa harus menahan rasa lelah, pegal, bahkan rasa putus asa ketika gerakan mereka belum sesuai harapan pelatih. Akan tetapi, semangat untuk mengharumkan nama sekolah membuat mereka tetap bertahan.

Pelatih pasukan, Sutono, mengungkapkan bahwa pendekatan yang ia gunakan selama melatih tidak berfokus pada hukuman fisik semata. Menurutnya, membangun karakter siswa jauh lebih penting daripada sekadar mengejar kemenangan.

“Strategi saya dalam menghadapi siswa yang kurang disiplin bukan melalui hukuman fisik, melainkan dengan pendekatan personal, sistem reward yang edukatif, dan memberikan teladan langsung sebagai pelatih,” ujar Sutono dengan penuh ketegasan.

Baginya, baris-berbaris bukan sekadar tentang langkah kaki yang seragam atau suara aba-aba yang keras. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, loyalitas, dan kerja sama dalam kehidupan sehari-hari para siswa.

Keberhasilan di ajang LKBB Poltekad 2025 ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa SMP Raden Fatah untuk terus berkembang dan berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Prestasi tersebut juga semakin memperpanjang daftar pencapaian sekolah dalam bidang pembentukan karakter dan kepemimpinan siswa. Di akhir kegiatan, Sutono memberikan pesan mendalam kepada seluruh anggota pasukan. Dengan suara penuh makna, ia mengingatkan bahwa kemenangan bukanlah akhir dari perjuangan.

“Jangan anggap PBB hanya sebagai kegiatan lapangan. Ambil nilai disiplin, loyalitas, dan tanggung jawab untuk kehidupan sehari-hari kalian. Di lapangan kalian adalah pasukan, namun di luar lapangan kalian adalah pemimpin masa depan. Tetaplah rendah hati saat juara, dan tetaplah tegak saat kalah. Teruslah berproses,” tegasnya.

Sore itu, matahari perlahan mulai turun di ufuk Kota Batu. Namun semangat dan kebanggaan yang terpancar dari wajah para siswa SMP Raden Fatah masih menyala terang. Bagi mereka, kemenangan ini bukan sekadar tentang trofi dan gelar juara, melainkan tentang bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan kebersamaan mampu mengubah rasa lelah menjadi kebanggaan yang tak terlupakan.



Artikel Terkait

Artikel Terkait 1

Semarak HUT RI ke-81: SMP…

Harry Ardian | 18 Aug 2026

Artikel Terkait 1

Kegiatan Manasik Haji SMP…

Harry Ardian | 30 Jul 2026

Artikel Terkait 1

SMP Raden Fatah Rutin Gelar…

Natasya Ananta Julia Rahma | 30 Jul 2026

Artikel Terkait 1

Kedisiplinan Berbuah Manis:…

Natasya Ananta Julia Rahma | 30 Jul 2026